1.
Susno presented Whistle Blower Award
The Jakarta Post, Jakarta | Wed, 04/21/2010 9:34 PM | National
A | A | A |
Former National Police detective chief Comr. Gen. Susno Duadji was granted on Wednesday the Whistle Blower Award from the Community of Anti-Bribery Employers in Jakarta.
“This award marks a start to a journey toward a clean Indonesia,” Susno, who revealed case brokering practices within the police force last month, was quoted by tempointeraktif.com after receiving the award.
According to event’s coordinator Mahdizar, Susno topped the list of candidates for the award with 165 votes from participants of the community's seminar and a Facebook-generated polling.
Susno beat among others National Mandate Party founder Amien Rais, former Indonesian Democratic Party of Struggle politician Agus Condro Prayitno and Constitutional Court chief Moh. Mahfud MD.
Mahdizar said the award presentation would be held every two months in order to encourage more people to dare to unveil corruption cases.
2.
Police claim to have strong grounds to detain Misbakhun
The Jakarta Post, Jakarta | Tue, 04/27/2010 1:06 PM | Headlines
The National Police defends the arrest of House of Representatives lawmaker Muhammad Misbakhun of the Prosperous Justice Party (PKS), saying he is facing document forgery charges, which carry eight years in maximum jail sentence according to the Criminal Code.
Spokesman for the National Police, Insp. Gen. Edward Aritonang, said Tuesday the lawmaker was detained to facilitate an investigation into his case.
“The investigators cannot help detaining him, otherwise they will find difficulties in collecting evidence. The maximum jail sentence he faces allows the investigators to detain him,” Edward said as quoted by kompas.com.
Misbakhun was arrested on Monday night after a questioning as a suspect in connection with his alleged fictitious letter of credit in Bank Century worth US$ 22.5 million. The politician was one of nine lawmakers who sponsored a House inquiry into the government policy to bail out Bank Century in November 2008 which the legislative body later declared a flaw.
3.
Selasa, 27/04/2010 10:11 WIB
Jupe, Calon Bupati Yang Kontroversial
detikForum - detikhot
Jakarta Pencalonanan Julia Perez sebagai calon bupati Pacitan mengundang banyak kontroversi. Untuk meredam itu semua, artis yang akrab disapa Jupe ini melakukan safari ke daerah pemilihannya, Pacitan.
Dalam kunjungannya ke Pacitan, Jupe yang kerapkali tampil seksi dalam setiap penampilannya mengenakan kerudung saat bertamu ke sebuah pesantren. Taktik ini biasa dilakukan para pejabat menjelang pemilihan baik pilkada mau pun disaat pemilu.
Selain itu, bintang film 'Hantu Jamu Gendong' ini juga mengunjungi Stadion Citra Mandiri, Kikil, Pacitan. Kedatangannya ke sana untuk membuka pertandingan bola antar klub lokal. Perempuan yang memiliki sekolah sepakbola itu menyempatkan diri berfoto dengan kedua tim lokal.
Layaknya pejabat dalam kunjungannya, Jupe menjanjikan kepada warga Pacitan untuk menjadikan kota kelahiran Presiden SBY tersebut seperti Monako. Jupe tidak pesimis dengan niatnya itu. Ia pun ingin sekali membuat Pacitan terkenal di dunia.
Namun langkah Jupe bukan tanpa hambatan. Sebagian kalangan menilai bahwa artis sepanas Jupe tidak layak menjadi wakil bupati, tetapi tidak sedikit pula yang menyatakan bahwa Jupe, sebagai warganegara, juga punyai hak yang sama untuk dipilih.
Sebelumnya, Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan pemerintah akan memasukkan syarat tambahan bagi para calon kepala daerah dalam pilkada, yakni wajib mempunyai pengalaman berorganisasi dan tidak boleh cacat moral. Cacat moral yang dimaksud Gamawan salah satunya adalah tidak pernah berbuat mesum atau berzina. Namun Gamawan membantah aturan ini untuk menjegal Jupe maupun Maria Eva dalam Pilkada Pacitan dan Sidoarjo.
Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, mungkin begitu prinsip Jupe untuk terus maju menjadi calon wakil bupati Pacitan. Bagaimana peluang Jupe untuk menjadi wakil Bupati? Simak dan diskusikan terus di detikForum!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar